Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila

 

Pukul 14.05 menit menunjukkan waktu di jam tangan saya, baru saja selesai memarkir motor, saya buru-buru mencari ruangan dimana acara FlashBlogging yang diselenggarakan langsung oleh  Kominfo bekerja sama dengan Komunitas Blogger Anging Mammiri yang dilaksanakan di Hotel Clarion Makassar.

Setelah berputar-putar dan menanyakan di front desk Hotel Clarion, perihal acara ini saya melesat menuju ruangan lantai 5 tepatnya di Daisy Room dimana acara ini dilangsungkan. Saya mendaftar ulang di meja registrasi dan memasuki ruangan yang ternyata telah dipenuhi oleh teman-teman blogger yang juga acaranya dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo. Sambil menenteng Buku “Saatnya Kita Melek Media” sebuah buku berisi pengetahuan dan rujukan bagi khalayak media yang juga turut menemani pada acara yang tentu akan sangat bermanfaat dalam menambah khasanah. Haseek

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mensosialisasi kepada khalayak bagaimana pentingnya Nilai-Nilai Pancasila dalam aktualisasi dalam kehidupan khususnya dalam media sosial. Tidak tanggung-tanggung ada 3 pemateri yang sangat berkompeten hadir dalam menyampaikan materi.

Pemateri pertama langsung diisi oleh Dr. Heri Santoso dari Kepala Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada sekaligus juga kesehariannya adalah dosen yang mengajar filasafat. Bukan kali pertama saya melihat beliau, sebelumnya di acara MataNajwa yang ditayangkan oleh MetroTv saya juga melihat beliau mengantar berupa ide dan gagasan nilai-nilai pancasila melihat keadaan yang saat ini.

Aktualisasi Pancasila yang mengakomodir tiga elemen penting yaitu bernegara, berbudaya, dan beragama diharapkan mampu terwujud dalam keseharian dalam bermasyarakat untuk terwujudnya tantangan bangsa.

Pemateri kedua oleh Prof. Dr. Muhammad Galib membuka cerita beberapa tahun lalu beliau mendapatkan hoax yakitu informasi yang salah tentang kematian Ketua MUI Sulsel. Betapa kecepatan informasi yang terjadi dengan berkembangnya teknologi informasi mengubah banyak hal. Disinilah kekurangan ini terjadi, yaitu tidak adanya cross check. Beliau juga menjabarkan Fatwa MUI yang terbaru No. 24 Tahun 2017, tentang Hukum dan Bermuamalah melalui media sosial. Fatwa yang akhirnya keluar iniseiring dengan banyaknya kasus yang terjadi akibat ketidakpahaman dalam menggunakan sosial media.  Fatwa yang keluar ini berdasar pada 3 sumber, yaitu Al-Quran Hadist dan Pendapat Ulama. Secara umum memang akan mengatur apa yang oleh dan tidak boleh dilakukan di media sosial.

Perkembangan media sosial yang cukup pesat akhirnya memang mengubah banyak kebiasaan. Tentu ini ada yang berdampak positif maupun negatif.

Pemateri terakhir diisi langsung oleh Tim Komunikasi Presiden Bapak Handoko, beliau banyak menceritakan bagaimana kinerja Presiden selama 3 tahun membutuhkan banyak dukungan Dan Pancasila disini sebagai prinsip negara berharap dapat menghalau seala ancaman yang bisa menyebabkan disharmonisasi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Acara yang berlangsung sangat cair, berjalan sangat bermanfaat bagi saya untuk mengarungi dunia sosial media. Acara ditutup untuk melaju kesesi berikutnya yaitu FlashBlogging itu sendiri.

Acara ini berlangsung hingga buka puasa. Acara yang sangat baik bisa bertemu teman-teman blogger dan Kominfo.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s